Wukirsari Tourism Village: World-Class Batik and Wayang Kulit Craft Village
Wukirsari in Imogiri, Bantul, was named one of the world's best tourism villages by UNWTO — home to Giriloyo batik and Pucung wayang kulit craft.
Pada 2024, UNWTO (badan pariwisata PBB) menobatkan Desa Wisata Wukirsari di Kecamatan Imogiri, Bantul, sebagai salah satu Desa Wisata Terbaik Dunia — satu dari dua wakil Indonesia bersama Desa Jatiluwih di Bali. Penghargaan ini bukan basa-basi: Wukirsari memang menyimpan dua warisan budaya yang masih hidup dan aktif dijalankan warganya, bukan sekadar dipajang untuk turis.
Kampung Batik Giriloyo
Sentra batik tulis klasik ini punya sejarah yang menyatu dengan Makam Raja-Raja Imogiri yang berjarak tidak jauh — konon transfer ilmu membatik bermula dari kebutuhan keraton Mataram akan kain untuk upacara di makam tersebut. Sampai sekarang, ratusan pembatik masih aktif di Giriloyo. Wisatawan bisa ikut belajar membatik langsung menggunakan canting, dari proses menggambar pola sampai pewarnaan, lalu membawa pulang hasil karyanya sendiri.
Kerajinan Wayang Kulit Pucung
Selain batik, Wukirsari juga jadi rumah bagi ratusan pengrajin wayang kulit di Dusun Pucung. Proses pembuatan wayang — mulai dari menatah kulit kerbau atau sapi sampai menyungging atau mewarnai detail wajah dan pakaian tokoh — bisa disaksikan langsung, dan beberapa pengrajin bersedia menerima kunjungan wisatawan yang ingin belajar dasar-dasar menatah.
Budaya yang Masih Hidup
Selain dua kerajinan utama itu, Wukirsari rutin menggelar tradisi seperti gejog lesung (musik dari alu dan lesung penumbuk padi) dan kirab budaya. Suasana pedesaannya sendiri — perbukitan hijau, persawahan, dan rumah joglo tua — jadi latar yang membuat kunjungan ke sini terasa berbeda dari sekadar city tour.
Lokasi & Akses
Wukirsari berada di Kecamatan Imogiri, sekitar 17 km atau 30-40 menit berkendara dari pusat Kota Yogyakarta.
Tips Berkunjung
- Alokasikan minimal setengah hari kalau mau ikut workshop membatik sampai selesai, karena prosesnya butuh waktu untuk pewarnaan dan penjemuran.
- Gabungkan dengan Makam Raja-Raja Imogiri yang lokasinya berdekatan — satu perjalanan bisa mencakup dua sisi sejarah Mataram sekaligus.
- Siapkan uang tunai untuk membeli langsung dari pengrajin — harga biasanya lebih bersahabat dibanding membeli di toko oleh-oleh kota.
Predikat desa wisata terbaik dunia bukan didapat dari fasilitas mewah, tapi dari warisan yang benar-benar masih dijalankan generasi ke generasi. Itu yang bikin Wukirsari terasa berbeda dari desa wisata kebanyakan.


