Sembilan stupa di atap bangunan memanjang Candi Sari, Kalasan, Sleman
Budaya & Sejarah4 menit baca·

Candi Sari: Vihara Dua Lantai Bekas Asrama Biksu

Candi Sari di Kalasan, Sleman adalah candi Buddha dua lantai yang dulunya asrama biksu. Simak sejarah, 36 arca Bodhisattva, dan info tiket masuknya.

Candi Sari terletak di Dusun Bendan, Kelurahan Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, sekitar 13 kilometer ke arah timur laut dari pusat Kota Yogyakarta. Posisinya hanya beberapa ratus meter dari Candi Kalasan, cukup dekat untuk dijangkau berjalan kaki.

Karena letaknya agak masuk dari Jalan Solo dan dikelilingi permukiman, candi ini sering terlewat oleh pengunjung yang buru-buru menuju Prambanan. Papan penunjuknya kecil, jadi ada baiknya mengandalkan peta digital.

Bangunan Memanjang yang Bukan Sekadar Tempat Ibadah

Yang pertama terasa berbeda dari Candi Sari adalah proporsinya. Alih-alih menjulang vertikal seperti candi pada umumnya, bangunannya memanjang horizontal — sekitar 17,3 meter panjang, 10 meter lebar, dengan tinggi keseluruhan hingga puncak stupa sekitar 17 sampai 18 meter.

Di atapnya berdiri sembilan stupa yang tersusun dalam tiga deretan sejajar, bentuknya mengingatkan pada stupa-stupa di Borobudur. Di bawah tiap kelompok stupa terdapat ruang-ruang yang dulunya bertingkat dua, dan di dinding bagian dalam masih terlihat lubang-lubang bekas tempat menancapkan balok kayu penyangga lantai atas.

Dinding luarnya dilapisi vajralepa, plester berwarna terang yang juga ditemukan di Candi Kalasan dan menjadi penanda bahwa keduanya dibangun dalam periode serta lingkungan budaya yang sama. Di atas lapisan itu berdiri 36 arca Bodhisattva yang tersebar di keempat sisi, digambarkan dalam sikap tribangga sambil memegang bunga teratai.

Asrama Biksu Abad ke-8 dan Info Kunjungan

Candi Sari diperkirakan dibangun pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi di masa Mataram Kuno, sezaman dengan Candi Kalasan dan dikaitkan dengan pengaruh Wangsa Syailendra yang menaungi perkembangan Buddha di Jawa.

Fungsinya diyakini bukan tempat ibadah utama, melainkan vihara atau asrama tempat tinggal para biksu yang mengelola kegiatan keagamaan di Candi Kalasan. Pembagian tugas ini yang menjelaskan tiga ruang berjajar di dalamnya, masing-masing berukuran sekitar 3,48 x 5,80 meter — layout yang lebih menyerupai hunian ketimbang bilik pemujaan.

Tiket masuknya berkisar Rp5.000 per orang, dengan parkir sekitar Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Lantai kayu dan struktur tingkat dua sudah lama hilang, sehingga pengunjung hanya bisa mengakses lantai dasar. Datang pagi memberi cahaya samping terbaik untuk melihat detail arca Bodhisattva di dinding luar.

Eksplorasi Destinasi Sekitar di Kalasan

  • Candi Kalasan - sekitar 300 meter - Candi Buddha tertua di Yogyakarta yang berdiri sejak 778 Masehi. Pasangan historis Candi Sari yang wajib dikunjungi berbarengan.
  • Candi Kedulan - sekitar 2 km - Candi Hindu yang sempat terkubur delapan meter di bawah material vulkanik Merapi.
  • Candi Sambisari - sekitar 4 km - Candi Hindu yang berdiri 6,5 meter di bawah permukaan tanah dalam cekungan berumput.

Kesimpulan

Candi Sari menarik justru karena bukan bangunan pemujaan utama — ia memberi gambaran langka tentang di mana para biksu abad ke-8 tinggal dan belajar. Kunjungi bersama Candi Kalasan yang hanya beberapa ratus meter dari sini agar konteks keduanya terbaca utuh.

FAQ: Seputar Candi Sari

Berapa tiket masuk Candi Sari?

Sekitar Rp5.000 per orang, di luar biaya parkir yang berkisar Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Tarif dapat berubah, jadi sebaiknya dikonfirmasi di loket.

Apa fungsi asli Candi Sari?

Diyakini sebagai vihara atau asrama tempat tinggal para biksu yang mengelola kegiatan keagamaan di Candi Kalasan, bukan sebagai tempat pemujaan utama. Dugaan ini diperkuat oleh tiga ruang berjajar di dalamnya dan struktur bertingkat dua.

Apakah lantai dua Candi Sari bisa dinaiki?

Tidak. Lantai dan tangga kayunya sudah lama hilang, menyisakan lubang-lubang bekas balok penyangga di dinding bagian dalam sebagai satu-satunya jejak.

Rencanakan Trip Jogja-mu

Ada pertanyaan? Hubungi kami di WhatsApp. Konsultasi gratis, tanpa kewajiban.

Chat WhatsApp